AnugrahNya dan Aku memulai

Bismillah,

Jum’at pagi nan cerah, menunjukan betapa indahNYa Engkau untuk di Agungkan. Tiada kata seindah hamdan lillah terucap dari bibir dengan linangan rasa hari biru. Tak ada teman yang begitu setia kecuali ridho dan nikmatMu. tiada daya yang paling kuat kecuali semangat dariMu. Tak pantas jika diri ini terlalu kufur atas apa yang Kau berikan.

Hanya semut yang terhempas di hamparan bumi yang sangat luas. Tiada daya kecuali pertolonganMu lah, Si semut dapat bertahan dalam segenap uji coba dunia.

Deru berdebu tuk tebarkan kemanfaatan tetap menjaga dalam hidup. Harap nan terpatri untuk saling berbagi. Pagi ini, 22 Maret 2013, lembaran baru mulai terbentang. Bak hamparan buminya yang selalu menebar kemanfaatan bagi semua, begitu juga hamparan-hamparan karya yang ada dalam blog ini diharap jua.

Dan hanya dengan bantuan dan ridhoMu aku bisa melakukan semuanya. Trimakasih Engkau telah menganugrahkan hidup yang begitu indah dan bermakna. Atas pertolonganMu jua aku yakin bukanlah aku orang-orang yang merugi… Bantu aku ya robb ku..🙂

Saya Dwi Apriliawati anak gadis yang lahir di Bumi Bung Karno, Blitar, Jawa Timur. Meretaskan impian-impian untuk menjadi sebuah kenyataan yang pasti. Dan impian saya sudah pasti, hanya satu yang mendasari. Ingin selalu membagikan kemanfaatan dan anugrah yang telah diberikanNya.

Hirup udara bumi mulai saya rasakan semenjak tanggal itu datang, 28 April 1992, hari senin tepatnya. Bak ogah saya menginjakkan kaki dalam dunia yang carut-marut ini. Saya pun menangis dengan sejadi-jadinya kala itu. Namun, bagaimana maksud hati memeluk gunung, kalau tangan pun memang tak sanggup untuk menggapainya. Hanya suatu yang hampa jika saya tetap bersikukuh untuk tinggal dalam tempat yang nyaman itu (rahim). Waktu saya telah tiba, gumamku. Saya harus mematuhi apa yang sudah menjadi titahNya.

Dan saat itu pula saya mulai mempelajari, kenapa diri ini diciptakan. Mulai memahami betapa nikmatnya semua permasalahan yang ada. Betapa indahnya kehidupan jika kita menemukan semua hikmah yang terserak dan sering kita lalaikan. Subhanallah.. hanya itu yang dapat saya ucapkan untuk menggantikan semua kebaikanNya.

Sampai beranjak besar, saya mulai untuk bermimpi. Hingga saya sadar keharusab saya untuk menitipkan setiap mimpi-mimpi yang ada. Mimpi itu pertama kali saya titipkan pada sang Bunda dan Ayahanda yang dengan setia menemani langkah mungilku ini. RA PERWANIDA, MI Islamiyah Soso, MtsN Gandusari, dan MA Ma’arif Nu Kota Blitar serta INKAFA Gresik juga merupakan sandaran dari impian saya. Dan sampai sekarang laju menuju impian terbesarku ditemani oleh IAIN Sunan Ampel Surabaya dalam naungan Fakultas Syariah Jurusan Muamalah. Tempat dimana saya harus melaju melawan waktu bertemu dengan orang-orang besar dan calon orang-orang besar.

Semuanya adalah anugrahMU… Hamdan Wa Syukron laK Ya Robb..

Surabaya, 22 Maret 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s